Stress adalah keadaan dimana tubuh dan pikiran merasa teramat lelah akan sesuatu. Hidup memang penuh dengan problematika. Stress bisa menimpa siapa saja dan di mana saja. Bahkan anak kecil pun dapat terkena stress. Contohnya ketika sering dimarahi, dibully teman sekolah atau kebanyakan tugas rumah. Untuk manusia dewasa masalah akan lebih rumit. Pekerjaan, urusan rumahtangga, problem cinta dan ekonomi mendominasi sebagian besar stress di usia dewasa. Stress tak hanya berdampak pada psikis saja karena banyak penyakit bisa timbul karena stress seperti hipertensi dan stroke.
Tampilkan postingan dengan label KICAU YAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KICAU YAN. Tampilkan semua postingan
Senin, 18 Juni 2012
Sabtu, 09 Juni 2012
LONG DISTANCE RELATIONSHIP
Long distance relationship bisa diartikan sebagai hubungan cinta jarak jauh atau saya biasa menyebutnya cinta SLJJ. Tak mudah untuk menjalani hubungan seperti ini. Saya sudah lebih dari enam tahun bekerja di luar kota dan selama itu pula menjalani beberapa long distance relationship. Kebanyakan diantaranya gagal dan saya juga tak tahu bagaimana kelanjutannya yang sekarang ini. Semoga saja tak seperti yang dulu-dulu. Untuk itulah saya share pengalaman dengan beberapa orang teman yang telah sukses menjalani hubungan jarak jauh ini dengan goal point sebuah pernikahan.
Jumat, 08 Juni 2012
FENOMENA HIDUP DI DUNIA MAYA
Jaman telah berubah saat ini, manusia tak hanya hidup di dunia nyata dengan semakin majunya teknologi maka terciptalah dunia baru bernama DUNIA MAYA. Wow!!! Dunia semu tapi memang benar-benar ada. Hahaha demikian definisi ciptaan saya sendiri. Dunia maya memang mengasyikan, seru, menyenangkan, fantastis, menghebohkan dan sebagai dan sebagainya (saya sampai tidak bisa berkata-kata). Semua lengkap di sini bahkan yang nggak ada di dunia nyata bisa dibuat di dunia maya.
Senin, 04 Juni 2012
NARSIS OVER DOSIS
Duh! Betapa narsisnya! Begitu kata teman-teman yang mengenal saya. Ya.. saya juga tak tahu dari kapan virus narsis ini menyerang setiap pembuluh darah menimbulkan dampak kelakuan aneh bin ga jelas.
Bayangkan! Hampir 80 % foto dalam handphone adalah foto saya pribadi itupun fotografernya saya sendiri. Duh!! Geli juga kalau melihatnya. Ternyata saya sok imut, sok keren, dan sok gaya. Gatal rasanya jika melihat ponsel nganggur, posisikan kamera dan langsung beraksi. Wajar, obsesi jadi model nggak kesampaian jadinya menggila dengan berpose ria by camera. Setiap mengunjungi tempat baru dan unik langsung bergaya di depan kamera untuk mengabadikan moment. Tak lupa pasang gaya paling asyik bin nyentrik. Kenapa ya? Apa ini pengaruh semakin canggihnya teknologi atau saya memang sudah menggila?
VIRUS MERAH JAMBU (CINTA DISAMBAR TUKANG MARTABAK)
Sebelumnya aku minta maaf atas apa yang akan kuceritakan ini. Kisah ini benar-benar terjadi dan menimpa kawan baikku sendiri. Aku tidak ada maksud untuk membuka aib. Hehehhe ini hanya pemikiran iseng untuk mendokumentasikan perjalanan virus merah jambu yang menimpa temanku.
Robi nama pemuda asal kota pahlawan Surabaya tampil menawan dengan gaya khas penyanyi Malaysia. Dengan bandana yang selalu melekat di kepala dan rantai kecil yang terjuntai di saku celananya. Sungguh rocker sejati yang menyukai aliran music metal alias melayu total. Penampilan boleh Rambo tapi hati Rinto. Badan sedikit bertato tapi hobby bermain yoyo. Jika dilihat sekilas dia tampak garang namun sebetulnya penuh kasih sayang. Malah lebih terkesan sedikit pemalu dan kemayu.
DENGAN ATAU TANPA TEKNOLOGI
“Teknologi sudah menjadi kebutuhan tapi bukan suatu keharusan. Damn! (menghibur diri sendiri gara2 netbook error)”
(Facebook: Kamis, 3 November 2011 jam 1:03 pm. #3 jempol#)
Saya bukan manusia hi-tech yang memiliki perkakas super canggih tapi bukan juga manusia yang mengerjakan semua hal secara manual. Boleh dibilang saya konsumen kelas sedang dibidang teknologi. Saya termasuk selektif dalam membeli gadget, saya hanya membeli yang sesuai dengan kantong dan kebutuhan. Pernah suatu kali saya menabung mati-matian untuk membeli ponsel terbaru dengan iming-iming kecanggihan video call dan 3Gnya. Namun pada kenyataannya saya hanya bisa menggunakannya di kota. Maklum jaman itu sinyal 3G belum masuk desa. Untuk pekerja tambang yang selalu keluar masuk hutan seperti saya ini benda ini sungguh tak berfungsi optimal. Jangankan 3G sinyal buat telepon saja senin kamis. Duh! Ini adalah salah satu pemborosan bidang teknologi yang saya ingat disamping pemborosan lain yang jika diingat hanya akan membangkitkan kenangan lama tentang betapa kering kantong saya ketika menabung untuk membelinya.
Langganan:
Postingan (Atom)




